Senin, 12 Mei 2014

Kenapa suka drama Korea / Jepang

Kenapa suka drama Korea / Jepang
Bosan dengan sinetron atau telenovela yang memiliki cerita super panjang, drama korea atau Jepang mungkin bisa jadi alternatif lain. Aku sendiri sekarang kalau ingin menonton film lebih suka menonton film layar lebar dari belahan dunia manapun dan kalau cerita yang berseri aku lebih suka drama Korea atau Jepang. Kenapa aku suka drama Korea / Jepang, inilah alasannya:
1.     Jumlah episode yang tidak panjang. Rata-rata drama Jepang 12 episode sedangkan Korea 20 episode. Sehingga tidak sampai bosan menontonnya.
2.    Setingan tempatnya bagus-bagus, mengeksplore tempat-tempat indah disana.
3.    Jalan ceritanya yang jelas karena sudah disetting mau sampai episode berapa drama ini.
4.    Sountrack dramanya sengaja dibuat untuk drama itu sendiri.
5.    Ceritanya tidak sekedar cinta-cintaan yang ditonjolkan, seperti drama action, heroik, persahabatan. Untuk drama jenis itu, cerita cintanya hanya pelengkap saja sehingga tidak bikin ngantuk.
6.    Kalaupun drama yang kisahnya cinta-cintaan memang feel’nya dapet banged. Namun sebenarnya yang kusuka dari drama Jepang / Korea adalah yang bukan tentang cerita cinta utamanya.
7.    Akting pemainnya total banged. Bisa dilihat kalau nangis sampai sesenggukan kaya bukan disuruh akting.
8.    Bisa ditonton kapan saja karena untuk menontonnya kita tinggal download dan save. Untuk bisa mendownload pun banyak link yang tersedia untuk link drama.
9.    Khusus untuk drama Korea pemainnya cakep-cakep jadi lumayan bisa cuci mata. Sedangkan drama Jepang memang lebih disesuaikan dengan karakter.
Begitulah kira-kira penilaianku kenapa aku suka drama Korea dan Jepang. Namun tentu saja film Indonesia aku juga suka banged kok,, Cuma yang layar lebar. Kalau sinetron ehemm,, pusing lama-lama nontonnya.
Beberapa drama Korea dan Jepang yang pernah kutonton dan rekomended :
1.     Great Teacher Onizuka (J-drama 2012)
2.    Jawell in the Palace (K- drama 2003)
3.    Full House (K-drama 2004)
4.    Sassy Girl Chun Hyang (K-drama 2005)
5.    Princess Hour (K-drama 2006)
6.    Boys Before Flower (K-drama 2009)
7.    Playfull Kiss (K-Drama 2010)
8.    My Princess (K-Drama 2011)
9.    City Hunter (K-Drama 2011)
10. Baker King Kim Tak Go (K-drama 2011)
11.  My Girlfriend is Gumiho (K-drama 2011)
12. 49 Day (K-drama 2011)
13. Flower Boy Ramyun Shop (K-drama 2012)
14. King 2 Heart (K-drama 2012)
15. Faith (K-drama 2012)
16. Ma Boy (K-drama 2012)
17. Reply 1997 (K-drama 2012)
18. Dream High 1 (K-drama 2012)
19. Rooftop  Prince (K-drama 2012)
20.Bridal Mask (K-drama 2012)
21. Shut Up Flower Boy Band (K-drama 2012)
22.To The Beautiful You (K-drama 2012)
23.7th Grade Civil Servant (K-drama 2013)
24.Good Doctor (K-drama 2013)
25.Heirs (K-drama 2013)
26.Monstar (K-drama 2013)
27.Reply 1994 (K-drama 2013)
28.The Master Sun (K-drama 2013)
29.Top Medical Team (K-drama 2013)
30.You Who Came From The Star (K-drama 2013)
31. Bride of Century (K-drama 2014)
32.Cunning Single Lady (K-drama 2014)
33.Emergency Couple (K-drama 2014)



Sinetron Indonesia Saat Ini

Sinetron Indonesia Saat Ini

          Kali ini gue mau ngungkapein yang ada di kepala gue tentang persinetronan Indonesia saat ini. Jadi rada subjektif. Bagi yang gag setuju maaf sebelumnya ya.
Beberapa hal yang gag kusuka dari sinetron Indonesia saat ini:
1.     Judul dan cerita cuma nyambung dari episode 1 -10 an, selebihnya ceriyanya melayang-layang entah kemana. Gag sinkron antara judul dan jalan ceritanya.
2.    Akting pemain protagonisnya kadang agak lebay. Terlalu baik sehingga kadang kumikir ada ya orang yang mau disiksa terus-terusan kayak gitu.
3.    Cuma memperhatikan rating tapi mengesampingkan kualitas baik akting maupun jalan cerita.
4.    Jam tayang yang kadang sedikit lebay, setiap hari dan seharinya kalau ratingnya lagi bagus bisa 3 jam. Wow,,, aplaus atau angkat alis nie kudu??
5.    Membosankan ceritanya, karena jam tayang yang terlalu banyak sehingga ceritanya dikesampingkan, hanya mengutamakan akting-akting yang sebenarnya gag penting.
6.    Jumlah episodenya yang buanyaak,, sampe dibuat season-season tapi tetep aja ceritanya gitu-gitu aja.
7.    Kadang ada beberapa sinetron yang jalan ceritanya menjiplak dari film / drama luar negeri, namun justru terkesan aneh.
8.    Kalo penulis naskahnya dah buntet pikirannya, ratingnya makin turun, jalan terakhir adalah membuat amnesia cerita pemain utamanya (cerita klasik).
9.    Pemain antagonisnya jahatnya ngelebihin setan.
10. Yang kaya, kayaa banged. Yang miskin, miskiinn banged.
11.  Adegan naik mobilnya keliatan banged animasi.
12. Buat sinetron kolosal, animasinya terlalu keliatan dan jalan ceritanya gag sesuai sama sejarah.
13. Seragam sekolahnya beda banged sama kenyataan sekolah di Indonesia. Rok atas lutut, baju dikeluarin. Padahal kalo di sekolah gue dulu pake kayak gitu langsung kena poin. Gag Cuma sekolah gue, sekolah-sekolah lain juga.
Itulah dari pengamatanku menonton sinetron-sinetron sekarang ini. kenapa kualitasnya makin turun ya. Kapan gue bisa suka lagi sinetron kayak jaman gue SD dulu suka banged sama Keluarga Cemara. Menurutku itu lebih realita. Padahal banyak lho novel Indonesia yang bagus dan bisa diangkat jadi sinetron. Tapi ya itu pasti nanti ujung-ujungnya rating yang bicara dan akhirnya ceritanya melayang-layang entah kemana-mana.

         

PANTAI KLAYAR PANTAI PASIR PUTIH DAN SERULING AIR DI PACITAN

PANTAI KLAYAR
PANTAI PASIR PUTIH DAN SERULING AIR DI PACITAN

Awal 2013 bersama teman-teman kampus kami main ke rumah teman kami yang berada di Pacitan. Karena sudah berada disana sekalian kita main ke pantai yang cukup terkenal yaitu pantai Klayar. Pantai ini merupakan pantai pasir putih dan pantai karang. Pantai ini indah sekali namun kita tidak boleh berenang disini, karena pasirnya tak begitu landai. Ombaknya pun besar.
Pantai ini memiliki ciri khas yaitu seruling air. Untuk kesasna dari pintu masuk kita berjalan cukup jauh menyusuri pasir pantai yang tidak terlalu landai sehingga cukup membuat capek. Namun saat mendekati seruling air,  pemandangan bagus bisa dilihat yakni ombak pantai yang terjebak diantara 2 karang besar, terlihat seperti sungai.


Tibalah kita di seruling air. Ini adalah karang besar yang bisa kita naiki dan ada karang yang berlubang sehingga saat ombak datang seperti ikan paus yang menyemprot air. Dari atas karang kita bisa lihat laut dari atas.

PANTAI INDRAYANTI PASIR PUTIH WONOSARI

PANTAI INDRAYANTI
PASIR PUTIH WONOSARI

Membahas tentang pantai Wonosari, Pantai Drini merupakan pilihan yang wajib dikunjungi. Pantai ini sangat terkenal karena keindahan pasir putihnya, lautnya yang biru, karang dan kebersihan pantainya. Menurutku, pantai ini menjadi pantai Wonosari teramai saat tahun 2013 mengalahkan Baron. Beberapa kali aku mengnjungi pantai ini, ramainya luar biasa. Mengalahkan pantai Wonosari yang lainnya. Meski yang lain juga memiliki keindahan yang lebih juga, namun akses dari parkiran dan tempat makan paling baik memanng pantai Drini.


Pantai imi memiliki karang yang bisa kita naiki. Ada 2 sisi karang yaitu karang bagian barat yang cukup sulit didaki dan karang bagian timur yang mudah didaki. Untuk karang bagian barat seperti gambar diatas. Sedangkan karang bagian timur mudah didaki dan dibuka untuk keluarga serta banyak ditumbuhi tanaman.

PANTAI KRAKAL

PANTAI KRAKAL

Pantai ini merupakan salah satu dari beberapa jajaran pantai di Wonosari. Pantai ini jika sore hari, laut terlihat surut dan kita bisa melihat banyak hewan laut yang ada di sini. 

SUNSET DI PANTAI MARINA SEMARANG

SUNSET DI PANTAI MARINA SEMARANG

Kali ini untuk mengisi sore hari di Semarang, kita jalan-jalan ke pantai Marina Semarang. Pantai ini adalah pantai karanag tanpa pasir. Tiket masuknya Rp 3000,- per orang. Banyak juga ternyata yang melewatkan sore hari di sini. Pantai ini nyaris tanpa ombak. Kalau menurutku lebih mirip seperti bendungan karena bukan pantai lepas.





PANTAI NGOBARAN NGRENEHAN MINIATUR BALI VERSI WONOSARI

PANTAI NGOBARAN NGRENEHAN
MINIATUR BALI VERSI WONOSARI

Salah satu jajaran pantai Wonosari Gunung Kidul ada pantai Ngobaran Ngrenehan. Kedua pantai ini berjarak 1,5 jam dar pusat kota Jogjakarta. Pantai ini memiliki pura yang mirip dengan yang ada di Bali. Pertama kali kesini kita bisa berfoto-foto di pura yang ada. Setelah dari pura, kita bisa turun lewat tangga dan melihat pantai berkarang. Berfoto-foto di karang tersebut bagus lho.


Setelah berfoto di pantai berkarang, saatnya bersantai di pantai ngrenehan yang ada di sebelahnya. Di pantai ini pasir putihnya banyak sehingga lumayan enak buat berjemur. Embak yang tidak terlalu tinggi juga membuat kita bisa bermain di lautnya. Karena pantai ini berada di 2 karang besar sehingga ombak berada di tengah.